Rakor Ketenagakerjaan

Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Dinas Tenaga Kerja pada pertengahan Nopember lalu, tepatnya Selasa-Kamis (14-16/11) lalu, bertempat di Hotel Pramesthi, jalan raya Puncak KM 72, Cibogo, Kecamatan Megamendung, menggelar rapat koordinasi (Rakor).

Rakor yang dihadiri peserta dari 50 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bogor ini dibuka resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Drs. Yous Sudrajat, M.Si, Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Ir. RR Emy Sri Wahyuni, M.Si, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno, S.Hut, dan Mansyur, perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bogor serta Sekretaris Jenderal ASPHIRI Provinsi Jawa Barat Maman Sulaeman.

Hasil dari Rakor ini tercapainya kesepakatan untuk membentuk Forum HRD Kabupaten Bogor dengan susunan pengurus sebagai berikut:
Ketua : Rachmad Permono Adi (PT. Samick Indonesia);
Sekretaris : Wiwik (PT. Sinar Terang Benderang)
Bendahara : Edy Purnomo (PT. Yeh Brothers)

Forum HRD ini bersepakat untuk memberikan informasi ke Dinas Tenaga Kerja pemerintah Kabupaten Bogor yang mencakup:
a. Pelaporan lowongan kerja yang ada di perusahaan;
b. Peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi pekerja di perusahaan;
c. Pemanfaatan program CSR pada sasaran kegiatan bina lingkungan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan perusahaan;
d. Sosialisasi penyelenggaraan pemagangan sesuai Permenaker 36 tahun 2016 dan Peraturan Bupati No. 39 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemagangan dan sistem percepatan waktu, lulus uji kompetensi dan sertifikasi di Kabupaten Bogor.

Forum HRD ini akan menindaklanjuti pertemuan dengan agenda rapat pembahasan AD/ART dan direncanakan pada bulan Desember di Cileungsi.

Berita Lainnya :

Tekan Angka Kemiskinan, Disosnakertrans Gelar Pela... Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terdiri atas 40 kecamatan dan 417 desa. Daerahnya sendiri terdiri dari perkotaan hingga pelosok pedalaman dengan j...
MEA Berlaku, Bogor Jadi Target Tenaga Kerja Asing Berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) beberapa waktu lalu ternyata sudah mulai terasa di Kabupaten Bogor. Hal tersebut terbukti dari adanya tenaga...
Melalui Program PKH, Dinsosnakertrans Beri Beasisw... Menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor sebesar Rp300 juta, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Di...
Dinsosnakertrans Raih Penghargaan ISO:9001 Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor belum lama ini menyabet penghargaan standar manajemen mutu berskala int...